DTKS Belum Akurat, Bupati Garut Minta Warga Aktif Melapor Saat Penyaluran Bantuan

Garut||Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menegaskan pentingnya perbaikan dan pembaruan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) saat menyalurkan bantuan pangan kepada warga Kelurahan Margawati, Kecamatan Garut Kota, Rabu (10/12/2025). Penyaluran bantuan ini dilakukan bersamaan dengan kegiatan monitoring pemeliharaan Jalan Margawati untuk memastikan pelayanan infrastruktur dan bantuan sosial berjalan optimal.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Syakur didampingi Kepala Dinas Sosial Kabupaten Garut Aji Sekarmaji serta Camat Garut Kota Rena Sudrajat. Bantuan pangan yang dibagikan berupa beras dan minyak goreng kepada warga penerima Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT).

“Alhamdulillah urang tiasa kempel di dieu. Aya kagiatan badé ngabagikeun béas bantuan pangan non-tunai ka masarakat. Tujuanna téh, pemerintah ningali warga urang masih seueur anu peryogi bantosan,” ujar Bupati Syakur saat berdialog dengan warga.

Namun, ia menegaskan bahwa bantuan tidak dapat diberikan kepada seluruh warga karena keterbatasan kuota dan aturan penetapan penerima yang mengacu pada data resmi pemerintah.

“Teu kedah sadayana dipasihan bantosan, da moal cekap. Pamaréntah ngalakukeun penelitian dicek ngaliwatan DTKS. Pokona mah aya datana,” kata Syakur.

Bupati Syakur juga menyoroti masih adanya ketidaktepatan data DTKS yang membuat sebagian warga tidak masuk daftar penerima bantuan.

“Pamaréntah téh milih, tangtos aya nu kabagéan, aya nu teu kabagéan. Kadang-kadang informasi ti Jakarta teu akurat,” ungkapnya.

Ia meminta warga untuk aktif melaporkan apabila terdapat ketidaksesuaian data agar dapat segera dilakukan perbaikan.

“Lamun teu kabagéan, nyuhunkeun dirobih, disesuaikeun supados engké kabagéan,” tegasnya sambil mengingatkan agar proses perbaikan dilakukan melalui mekanisme resmi.

Kepala Dinas Sosial Garut, Aji Sekarmaji, memastikan pihaknya terus memperbarui DTKS bekerja sama dengan pemerintah kelurahan guna meminimalisir kekeliruan penyaluran bantuan.

Sementara itu, Camat Garut Kota Rena Sudrajat menuturkan bahwa koordinasi lintas sektor telah diperkuat untuk memastikan distribusi bantuan berjalan tertib dan tepat sasaran.

Sejumlah warga mengaku senang karena bukan hanya menerima bantuan pangan, tetapi juga memperoleh penjelasan langsung mengenai mekanisme penetapan penerima. Mereka menilai kehadiran Bupati dan jajaran menjadi bukti perhatian pemerintah terhadap kondisi masyarakat di Margawati. (***)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *