393 Tahun Karawang: Menjaga Jati Diri Daerah, Merawat Tradisi, dan Mendorong Kemajuan

Karawang || Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Dea Eka Rizaldi, menghadiri Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Karawang ke-393 yang digelar di Gedung DPRD Kabupaten Karawang, Senin (14/09/2026).

Peringatan Hari Jadi Karawang ke-393 tidak hanya menjadi momentum seremonial, tetapi juga menjadi ruang untuk kembali mengingat perjalanan panjang daerah, sekaligus memperkuat komitmen dalam menjaga identitas dan nilai-nilai kedaerahan di tengah perkembangan zaman.

Menurut Dea, usia 393 tahun merupakan perjalanan panjang yang tidak terlepas dari sejarah, budaya, tradisi, serta perjuangan masyarakat Karawang dalam membangun daerah dari masa ke masa.

“Hari Jadi Karawang ke-393 bukan sekadar angka. Ini adalah perjalanan panjang yang diwariskan oleh para pendahulu dan harus kita jaga bersama. Karawang memiliki sejarah, budaya, tradisi, serta karakter masyarakat yang menjadi bagian penting dari jati diri daerah,” ujar Dea.

Ia mengatakan, kemajuan Karawang ke depan harus tetap berpijak pada akar sejarah dan nilai-nilai lokal. Sebagai daerah yang dikenal memiliki peran penting dalam sejarah perjuangan bangsa sekaligus menjadi salah satu kawasan industri strategis, Karawang menghadapi tantangan untuk menjaga keseimbangan antara pembangunan dan identitas daerah.

“Kita ingin Karawang terus maju, tetapi jangan sampai kemajuan membuat kita kehilangan akar. Industri boleh berkembang, teknologi boleh semakin maju, tetapi budaya, sejarah, lingkungan, pertanian dan nilai-nilai masyarakat Karawang harus tetap menjadi bagian dari arah pembangunan,” katanya.

Dea juga menilai generasi muda memiliki peran penting dalam meneruskan perjalanan Karawang. Menurutnya, generasi muda tidak cukup hanya mengenal Karawang sebagai kawasan industri, tetapi juga perlu memahami sejarah dan kebudayaan daerahnya.

“Generasi muda harus tahu dari mana Karawang berasal, memahami sejarah daerahnya dan bangga menjadi bagian dari Karawang. Karena membangun masa depan tidak berarti melupakan masa lalu. Justru dari sejarah dan nilai-nilai kedaerahan itulah kita bisa menentukan arah Karawang ke depan,” tuturnya.

Ia berharap momentum Hari Jadi Karawang ke-393 dapat menjadi refleksi bersama bagi pemerintah, DPRD, masyarakat, pelaku usaha, tokoh budaya, serta generasi muda untuk terus membangun daerah dengan semangat gotong royong.

“Semoga di usia ke-393 ini Karawang bukan hanya semakin maju secara ekonomi, tetapi juga semakin kuat identitasnya, semakin sejahtera masyarakatnya, terjaga lingkungannya, dan semakin bangga dengan budayanya sendiri. Karawang harus maju dengan jati dirinya, bukan meninggalkan jati dirinya,” pungkasnya.

Pos terkait