Dea Eka Dorong Tokoh dan Pemuda Aktif Awasi Penyelenggaraan Pemerintahan

Karawang || Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Dea Eka Rizaldi melaksanakan kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan di Dusun Bakanjati RT 002 RW 001, Desa Pancawati, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Selasa (29/9/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah tokoh masyarakat serta pemuda Karawang. Pertemuan menjadi ruang dialog untuk menyampaikan aspirasi sekaligus memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya keterlibatan warga dalam mengawasi jalannya penyelenggaraan pemerintahan.

Dea Eka mengatakan, pengawasan pemerintahan tidak hanya menjadi tanggung jawab lembaga legislatif, tetapi juga membutuhkan partisipasi masyarakat. Menurutnya, tokoh masyarakat dan generasi muda memiliki peran penting dalam menyampaikan kondisi serta kebutuhan yang ada di lingkungan masing-masing.

“Pengawasan pemerintahan harus menjadi bagian dari kepedulian bersama. Tokoh masyarakat memiliki pengalaman dan pemahaman terhadap persoalan di lingkungan, sementara pemuda memiliki energi dan gagasan baru. Keduanya harus bisa berjalan bersama,” ujar Dea.

Ia menambahkan, penggunaan anggaran dan pelaksanaan program pemerintahan harus diarahkan untuk kepentingan masyarakat serta dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka.

“Setiap program dan anggaran pemerintah harus memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat. Karena itu, masyarakat juga berhak mengetahui, memberikan masukan, dan ikut mengawasi agar penyelenggaraan pemerintahan berjalan transparan dan sesuai kebutuhan warga,” katanya.

Dea juga mendorong para pemuda Karawang agar tidak hanya aktif menyampaikan kritik melalui media sosial, tetapi berani hadir dan terlibat langsung dalam ruang-ruang publik.

“Pemuda jangan hanya menjadi penonton. Kalau ada persoalan di lingkungan, sampaikan dengan cara yang baik dan konstruktif. Kritik boleh, tetapi harus disertai gagasan dan solusi. Inilah bentuk partisipasi generasi muda dalam pembangunan daerah,” ungkapnya.

Menurut Dea, sinergi antara masyarakat, pemerintah desa, tokoh masyarakat dan generasi muda diperlukan agar pembangunan tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi benar-benar menjawab kebutuhan warga.

Ia berharap kegiatan pengawasan tersebut dapat memperkuat kesadaran masyarakat bahwa keterlibatan publik merupakan bagian penting dalam menciptakan penyelenggaraan pemerintahan yang terbuka, responsif dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

Pos terkait