Pendidikan Politik Gerindra Jabar Perkuat Kapasitas dan Pemahaman Kader

Bandung || Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Provinsi Jawa Barat menyelenggarakan kegiatan pendidikan politik bagi para kader, Sabtu (4/7/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya partai dalam meningkatkan kapasitas kader sekaligus memperkuat kedisiplinan, pemahaman organisasi, serta nilai-nilai perjuangan yang menjadi landasan dalam menjalankan tugas politik dan pengabdian kepada masyarakat.

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Dea Eka Rizaldi, mengatakan pendidikan politik memiliki peran penting dalam membentuk kader yang tidak hanya memahami dinamika politik, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral dalam menjalankan amanah organisasi.

Menurut Dea, kader partai perlu terus mendapatkan pembekalan agar mampu memahami arah perjuangan organisasi serta menjalankan peran politik dengan mengedepankan kepentingan masyarakat.

“Pendidikan politik ini bukan sekadar kegiatan untuk menambah pengetahuan tentang politik. Lebih dari itu, menjadi ruang untuk memperkuat karakter, kedisiplinan, loyalitas, dan pemahaman kader terhadap nilai-nilai perjuangan partai,” ujar Dea.

Ia menambahkan, kader merupakan bagian penting dalam membangun komunikasi antara partai dan masyarakat. Karena itu, kader dituntut untuk mampu hadir, mendengar aspirasi, serta memahami persoalan yang dihadapi masyarakat di berbagai daerah.

“Seorang kader harus mampu menjadi bagian dari solusi. Kita harus turun ke masyarakat, mendengarkan aspirasi mereka, kemudian memperjuangkannya melalui jalur politik dan kelembagaan yang tersedia,” katanya.

Dea berharap pendidikan politik tersebut dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di internal Partai Gerindra Jawa Barat.

“Kita ingin kader-kader Gerindra di Jawa Barat semakin matang secara politik, semakin disiplin dalam menjalankan tugas, dan yang paling penting tetap menjadikan kepentingan rakyat sebagai bagian dari pengabdian,” pungkasnya.

Kegiatan pendidikan politik ini juga menjadi ruang konsolidasi bagi kader untuk memperkuat pemahaman mengenai organisasi, tanggung jawab politik, serta peran kader dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Pos terkait