Subang||Aksi kekerasan terhadap siswa sekolah dasar terjadi di Desa Ranca Asih, Kecamatan Patokbeusi, Kabupaten Subang, Rabu (29/10/2024). Seorang siswa kelas 6 SD Tunas Harapan berinisial RF mengalami luka serius setelah diserang menggunakan senjata tajam oleh pelajar SMP berinisial GL.
Peristiwa bermula ketika RF diduga melakukan aksi bullying terhadap seorang siswa kelas 5 di sekolah yang sama. Siswa yang menjadi korban perundungan itu kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada GL, pelajar SMPN 3 Rancabango yang diduga merupakan kerabatnya.
Mengetahui hal itu, pelaku GL menghadang RF di salah satu kebun warga di Desa Ranca Asih. Di lokasi tersebut, pelaku menantang korban untuk berduel satu lawan satu, disaksikan sejumlah siswa lain. Duel tersebut berakhir tragis setelah GL mengayunkan senjata tajam ke arah RF hingga mengenai urat nadinya.
Akibat luka parah yang diderita, RF langsung dilarikan ke Rumah Sakit Siloam Purwakarta untuk mendapatkan perawatan intensif. Sementara pelaku GL kini diamankan di Mapolsek Patokbeusi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Kapolsek Patokbeusi Kompol Anton Indra Gunawan membenarkan adanya kejadian tersebut.Kami telah menerima laporan terkait peristiwa ini. Saat ini kami tengah memeriksa sejumlah saksi dan mengamankan terduga pelaku di Mapolsek Patokbeusi. Baik korban maupun pelaku masih di bawah umur,” ujar Kompol Anton, Kamis (30/10/2024).
Pihak kepolisian juga mengimbau agar orang tua, pihak sekolah, dan pemerintah desa lebih aktif melakukan pengawasan terhadap anak-anak.
“Kami berharap kejadian seperti ini tidak terulang. Pengawasan dari orang tua dan lingkungan sangat penting agar anak-anak tidak terjerumus pada tindakan kekerasan,” tambah Kapolsek.
Pihak kepolisian tengah melakukan mediasi antara keluarga korban, pihak sekolah, dan pemerintah desa guna mencegah timbulnya konflik lanjutan serta memastikan penyelesaian kasus dilakukan secara bijak sesuai prosedur hukum yang berlaku.
















