Dea Eka : Tak Ada Indonesia Jika Tak Ada Karawang

KARAWANG – Anggota DPRD Jawa Barat Fraksi Gerindra, Dea Eka Rizaldi SH berkesempatan menghadiri kegiatan malam puncak peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-80 tahun yang digelar DPP Laskar NKRI, Minggu (17/8/2025) malam.

Dalam sambutannya, Dea Eka sedikit mengulas sejarah Kemerdekaan Republik Indonesia yang erat kaitannya dengan sejarah Kabupaten Karawang.

Yaitu saat Soekarno-Hatta diculik atau diamankan ke Rumah Pengasingan Rengasdengklok yang hari ini dikenal sebagai Rumah Djiauw Kie Siong.

Pada 16 Agustus 1945, Soekarno-Hatta diculik ke Rengasdengklok oleh sekelompok pemuda, setelah akhirnya di tanggal 17 Agustus 1945 Kemerdekaan RI diproklamirkan di Jakarta.

“Jadi tidak ada Indonesia kalau tidak ada Karawang. Karena sejarah kemerdekaan bangsa ini awalnya di Karawang. Jadi harus bangga jadi orang Karawang,” tutur Dea Eka Rizaldi SH.

Masih dalam sambutannya, Anggota Dewan Dapil Karawang-Purwakarta ini juga berpesan agar LSM Laskar NKRI terus menumbuhkan semangat kebersamaan di dalam mengisi sendi-sendi kemerdekaan.

Karena menurutnya, semangat ini yang sedang ditunjukan Presiden Prabowo dalam pemerintahan Kabinet Merah Putih untuk menuju Indonesi Emas 2045.

“Saya pribadi merefleksikan peringatan HUT Kemerdekaan tahun ini sebagai semangat kebersamaan. Seperti halnya yang sedang dilakukan Pak Presiden Prabowo yang merangkul semua. Karena ketika ingin besar kita tidak bisa berdiri sendiri,” tandasnya.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan