Ajak Gen Z Berani Sampaikan Aspirasi, Dea Buka Ruang Dialog

Karawang || Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Dea Eka Rizaldi mengajak generasi muda, khususnya Gen Z, untuk tidak apatis terhadap persoalan di lingkungan sekitar dan berani menyampaikan aspirasi melalui ruang-ruang komunikasi yang tersedia.

Pesan tersebut disampaikan Dea saat melaksanakan kegiatan pengawasan bersama masyarakat Desa Belendung, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, Minggu (12/7/2026) pukul 14.00 WIB.

Menurut Dea, generasi muda saat ini memiliki akses informasi yang luas dan menjadi kelompok masyarakat yang cukup aktif menyuarakan berbagai persoalan. Namun, kepedulian tersebut perlu diarahkan agar tidak hanya berhenti di media sosial.

“Anak muda jangan hanya menjadi penonton. Kalau melihat ada persoalan di lingkungan, sampaikan dengan cara yang baik dan melalui jalur yang tepat. Aspirasi itu penting karena menjadi bagian dari proses perbaikan,” ujar Dea.

Ia menilai, perkembangan teknologi dan media sosial dapat menjadi sarana bagi generasi muda untuk mendapatkan informasi mengenai kebijakan pemerintah sekaligus memahami bagaimana menyampaikan kritik maupun masukan secara konstruktif.

Dea juga mengingatkan bahwa menyampaikan aspirasi tidak harus selalu dalam bentuk aksi besar. Persoalan sederhana yang dirasakan masyarakat di lingkungan tempat tinggal pun dapat menjadi bahan perhatian apabila disampaikan secara jelas dan sesuai mekanisme.

“Tidak harus menunggu menjadi tokoh masyarakat untuk menyampaikan aspirasi. Anak muda, pelajar, mahasiswa, maupun warga biasa memiliki hak untuk menyampaikan apa yang mereka lihat dan rasakan,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, Dea turut menjelaskan fungsi DPRD, termasuk peran pengawasan terhadap pelaksanaan program dan pelayanan pemerintah. Ia mengatakan, masyarakat memiliki posisi penting karena menjadi pihak yang merasakan langsung dampak dari kebijakan dan pembangunan.

Menurutnya, keterlibatan generasi muda dalam mengawal persoalan publik juga dapat menjadi bagian dari proses pembelajaran demokrasi.

“Generasi muda harus mulai memahami bagaimana pemerintahan bekerja. Dengan begitu, mereka tidak hanya kritis, tetapi juga memahami bagaimana menyampaikan aspirasi secara bertanggung jawab,” tuturnya.

Kegiatan pengawasan kemudian dilanjutkan dengan dialog dan tanya jawab bersama warga. Sejumlah peserta diberikan kesempatan menyampaikan pertanyaan, masukan, serta persoalan yang mereka temui di lingkungan masing-masing.

Dea berharap ruang dialog antara masyarakat dan wakil rakyat dapat terus terbuka, termasuk bagi generasi muda, sehingga aspirasi yang muncul dari masyarakat dapat menjadi bahan dalam menjalankan fungsi pengawasan DPRD sesuai kewenangan dan mekanisme yang berlaku.

Agenda tersebut ditutup dengan foto bersama Dea Eka Rizaldi dan masyarakat yang hadir.

Pos terkait