Meski ada Larangan Pasutri Nekat  Mudik Gunakan Bajaj

Subang||sejagatnews||embilan hari menjelang hari Raya Idul Fitri, Jalur pantura Subang Jawa barat terus dipadati pemudik yangggunakan kendaraan roda dua dan roda empat.

Pemudik sepeda motor melintasi jalur itu. Tak jarang beberapa diantara pemudik membawa anak-anak dan barang bawaan berlebihan.

Bahkan tak diantara para pemudik ada yang memilih menggunakan Bajaj untuk menuju kampung halamannya.

Pantauan SejagatNews sejumlah Bajaj yerlihat melintas di jalur pantura Ciasem Subang yang ingin melakukan perjalanan ke kampung halamannya.

Salah satunya Pratno bersama istri pemudik jakarta tujuan Tegal Jawa tengah dengan barang bawaan Didalamnya mereka membawa termos air panas hingga bekel makanan.

“Pulang kampung ke tegal naik Bajai, karena kalau nanti kan ada pelarangan mudik lebih baik mudik sekarang ujar Pratno pemudik yang menggunakan Bajaj saat ditemui di redt area SPBU Warung nangka Ciasem.i, pada minggu malam (2/05/21)

Pratno bersama istrinya mudik menggunakan Bajaj untuk menuju kampung halamannya di Tegal, Jawa Tengah.

Menurutnya menggunakan Bajaj. Hal itu dikarena mudik menggunakan Bajaj irit biaya.

“Ya kan kalau naik travel atau kendaraan bus ongkosnya mahal kalau pakai bajaj biaya irit lagi pula di jakarta tempat usahanya sejak korona sepi penumpang ,”ujarnya.

Agus Hidayat Subang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.