30 Ribu Rakyat Karawang Kehilangan Pekerjaannya, Diduga Akibat Cellica Sembrono Ambil Kebijakan.

oleh -13.055 views

Karawang,sejagatnews.net – Miris, sepertinya akibat dari kebijakannya tidak sesuai dengan aturan, saat ini Kabupaten Karawang harus kehilangan 40 Perusahaan lebih, yang mengakibatkan lebih dari 30 Ribu orang lebih harus kehilangan pekerjaannya sebagai karyawan pabrik.

Hal tersebut disampaikan oleh H Adul Syukur Ketua APINDO Kabupaten Karawang, saat menghadiri Member Gathering yang diselenggarakan oleh Asosiasi Pengusaha Indonesa (APINDO) Kabupaten Karawang di Akhsaya Hotel, Kamis Siang tadi (27/02/20).

Bukan hanya itu, H Syukur sebagai Ketua APINDO Karawang, juga akan melaporkan tindakan Kebijakan Bupati Karawang beserta jajarannya tersebut yang diduga menabrak aturan tanpa kesepakatan itu ke OMBUSMAN Jawa Barat.

“APINDO beranggapan penetapan UMSK (Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota) Tahun 2019 tidak sesuai dengan aturan,”ungkap Syukur.

Ia juga menjelaskan bahwa ketentuannya untuk UMSK harus ada kesepakatan antara serikat pekerja sektor dengan pengusaha sektor.

“Ini sebelum ada kesepakatan Pemkab Karawang sudah menentukan besaran UMSK tersebut,”tegas Syukur.

H Ahmd Zamakhsyari atau yang lebih akrab dipanggil Kang Jimmy, yang pada saat itu juga hadir pada acara tersebut, menyampaikan hanya memikirkan bagaimana caranya Kabupaten Karawang ini memiliki tenaga kerja yang handal dan siap pakai.

Untuk masalah pelaporan yang dilayangkan oleh pihak APINDO, Kang Jimmy sendiri mengaku tiap tahun dirinya tidak pernah diajak untuk merumuskan berapa besaran UMSK pertahunnya.

“Saya hanya berharap kedepannya Pemkab Karawang harus lebih berhati – hati lagi dalam membuat keputusan, jangan sampai kebijakannya tersebut hingga melanggar aturan yang berlaku,”harap Kang Jimmy. (Opik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.