Dea Eka: Kebijakan Ekonomi Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat

Karawang|Sejagatnews|Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Gerindra, Dea Eka Rizaldi, menggelar kegiatan penyampaian materi pengawasan pemerintahan bidang perekonomian di Perum Terangsari, Desa Cibalongsari, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Sabtu (21/2/2026).

Dalam sambutannya, Dea Eka Rizaldi yang merupakan wakil rakyat (Dapil) X Karawang–Purwakarta menjelaskan secara rinci kepada peserta yang hadir terkait peran dan fungsi DPRD dalam melakukan pengawasan terhadap jalannya pemerintahan, khususnya di sektor perekonomian.

Ia menegaskan, pengawasan merupakan salah satu fungsi utama DPRD selain fungsi legislasi dan anggaran. Melalui fungsi tersebut, DPRD memastikan program dan kebijakan pemerintah daerah berjalan sesuai aturan serta tepat sasaran dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Pengawasan di bidang perekonomian mencakup berbagai sektor, mulai dari pemberdayaan UMKM, pengendalian harga kebutuhan pokok, stabilitas pasar, hingga pengawasan terhadap pelaksanaan program bantuan ekonomi bagi masyarakat,” ujar Dea di hadapan warga. Sabtu 21/2/2026

Menurutnya, Karawang sebagai salah satu kawasan industri terbesar di Jawa Barat memiliki potensi ekonomi yang besar. Namun, potensi tersebut harus diimbangi dengan kebijakan yang berpihak pada masyarakat lokal, termasuk pelaku usaha kecil dan menengah.

Dalam kegiatan tersebut, Dea juga membuka ruang dialog dengan warga. Sejumlah peserta menyampaikan aspirasi terkait akses permodalan usaha, stabilitas harga sembako, di bulan Ramadhan yang terus merangkak naik, serta peluang kerja bagi masyarakat sekitar.

Dea menambahkan, hasil dari kegiatan pengawasan dan penyerapan aspirasi masyarakat ini akan menjadi bahan evaluasi dan rekomendasi kepada pemerintah provinsi agar program pembangunan ekonomi benar-benar memberikan dampak nyata.

“Kami ingin memastikan setiap kebijakan yang dibuat pemerintah daerah tidak hanya tertulis di atas kertas, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.

Kegiatan berlangsung interaktif dan dihadiri tokoh masyarakat, pengurus lingkungan, serta warga Perum Terangsari yang antusias mengikuti pemaparan materi hingga selesai.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *