Badan Legislatif Mahasiswa Unsika Gelar Seminar Nasional Pendidikan Politik

Karawang||Dalam upaya memperkuat pemahaman generasi muda terhadap sistem demokrasi dan peran lembaga legislatif, Badan Legislatif Mahasiswa Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) menggelar kegiatan National Studium Generale & Legislative Festival bertajuk “Pendidikan Politik di Kalangan Mahasiswa: Antara Kesadaran Kritis dan Tanggung Jawab Sosial”, Rabu (29/10/2025).

Kegiatan ini merupakan seminar nasional yang bertujuan membangun kesadaran politik mahasiswa melalui pemahaman mendalam tentang fungsi lembaga legislatif dalam sistem pemerintahan demokratis.

Acara diinisiasi oleh Badan Legislatif Mahasiswa Unsika 2025/2026 dengan menghadirkan Dea Eka Rizaldi, anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, sebagai narasumber utama.

Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan kesadaran kritis mahasiswa terhadap berbagai persoalan kebijakan publik, memperkuat pemahaman tentang peran lembaga legislatif, serta menumbuhkan rasa partisipasi dalam proses demokrasi dan pengawasan terhadap kinerja perwakilan rakyat.

Melalui sesi pemaparan materi, diskusi panel, dan ruang tanya jawab interaktif, para peserta diajak memahami struktur, tugas, dan fungsi lembaga legislatif, sekaligus menanamkan nilai-nilai demokrasi yang beretika, transparan, dan akuntabel.

Dalam kesempatan itu, Dea Eka Rizaldi menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa Unsika yang aktif membangun literasi politik di kalangan muda.

“Alhamdulillah hari ini saya berkesempatan menjadi narasumber pada kegiatan Badan Legislatif Mahasiswa Unsika. Harapannya, kegiatan ini bisa menjadi ruang diskusi konstruktif yang mendorong mahasiswa untuk aktif dalam pendidikan politik yang inovatif dan berfokus pada keadilan sosial,” ujarnya. Rabu 29/10/2025.

Selain menumbuhkan kesadaran politik, kegiatan ini juga bertujuan membentuk karakter mahasiswa sebagai agent of change yang kritis, solutif, dan bertanggung jawab dalam kehidupan masyarakat demokratis.

Dengan terselenggaranya Studium Generale ini, diharapkan mahasiswa tidak hanya memahami teori politik, tetapi juga mampu berkontribusi secara nyata dalam menciptakan tata kelola demokrasi yang sehat, partisipatif, dan berkeadilan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *